Demi Hindari Spekulasi, SPRI Rohul Dorong Polres Gelar Konpers Hasil Pengungkapan Narkoba

Sorotperkara.id Rokan Hulu | Ketua Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Kabupaten Rokan Hulu, Faisal Purba, mendorong Polres Rokan Hulu segera menggelar konferensi pers untuk menyampaikan hasil Operasi Antik Narkoba 2026 dan Pengungkapan Lainnya.
Dorongan ini disampaikan menyusul viralnya sejumlah pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Polres Rohul. Salah satunya di Desa Payung Sekaki, Tambusai Utara, yang turut ditemukan barang bukti berupa senjata api dan puluhan butir amunisi.
Menurut Faisal Purba, konferensi pers penting dilakukan agar informasi yang diterima masyarakat utuh dan tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.
“Perlu keterbukaan informasi. Berapa total tersangka dalam operasi antik narkoba, berapa total narkoba yang disita dan jenis apa saja, selain narkoba apa saja yang turut disita, berapa orang yang mendapat asesmen medis, apakah asesmen itu sudah sesuai dengan penerapannya, dan total jumlah uang yang disita,” ujar Faisal Purba.
Ia menegaskan, 6 poin tersebut wajib disampaikan agar masyarakat memahami sejauh mana kinerja aparat dalam memberantas peredaran narkoba di Rohul.
“Asesmen medis ini penting untuk memastikan apakah penanganannya sudah sesuai SOP BNN dan Polri. Jangan sampai ada yang seharusnya direhabilitasi justru diproses hukum, atau sebaliknya,” jelas Faisal.
Selain itu, keterbukaan terkait jumlah uang yang disita juga dinilai penting sebagai bentuk transparansi dalam memotong mata rantai peredaran narkoba.
“Kami mendukung penuh pemberantasan narkoba. Tapi masyarakat juga berhak tahu hasilnya secara detail. Ini bentuk pertanggungjawaban Polri kepada publik,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Rokan Hulu belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal konferensi pers.
Pihak SPRI berharap Polres Rohul segera merespon dorongan tersebut dan menggelar press release resmi agar informasi tersampaikan dengan jelas kepada masyarakat. (Red)






