958 WBP Rutan Kelas I Medan dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H
Sorotperkara.id Medan/Sumut| Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi menjadi momen penuh kebahagiaan bagi seluruh umat Muslim di dunia, termasuk bagi warga binaan yang tengah menjalani masa pidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IA Medan
Di hari kemenangan tersebut,
958 warga binaan mendapatkan pengurangan masa hukuman berupa remisi khusus dari pemerintah.
Dari jumlah tersebut m, 12 orang di antaranya langsung dibebaskan setelah memperoleh remisi khusus.
Penyerahan remisi di pimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IA Medan Andi Surya, dan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Tahanan Ronny Steven Hutapea.
Dalam pantauan lapangan sorotperkara.id, Andi Surya selaku Karutan juga turut serta mengikuti kegiatan pemberian remisi yang dilaksanakan secara terpusat di mesjid at-taubah Lapas Kelas I Medan pada Sabtu, 21 Maret 2026 seusai pelaksanaan ibadah Sholat Idul Fitri.
Penyerahan remisi tersebut terjadi di Lapas Kelas I Dewasa Medan, secara simbolis di pimpin langsung kepala kantor wilayah Direktorat jenderal Pemasyarakatan Sumatra Utara, Yudi Suseno.
Memang remisi khusus di hari lebaran kepada narapidana yang menganut agama Islam yang jelas berkelakuan baik dan telah menjalani pidana minimal 6 bulan. WBP tidak masuk daftar dalam Register F, serta WBP tersebut aktif mengikuti program pembinaan.
Pengurangan masa hukuman ini merupakan hak warga binaan sesuai UU No. 22 Tahun 2022 dan Permenkumham.
Seusai perintah UU, besaran remisi bervariasi mulai dari 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari, hingga 2 bulan, tergantung lamanya masa pidana yang telah di jalani.
Karutan Kelas I A Medan Andi Surya mengatakan, “Setiap langkah perubahan yang di lakukan warga binaan hari ini adalah perjuangan warga itu sendiri. Bukan pemberian cuma cuma atau dari petugas. Jika WBP ingin mendapatkan pengurangan masa hukuman, ya WBP itu sendiri harus berjuang menjalani masa pembinaan, barulah punya syarat mendapatkan remisi” ujar Karutan.
Ia melanjutkan, ‘perjuangan WBP untuk mendapatkan Remisi khusus tidaklah mudah” tambahnya
Remisi khusus adalah bentuk penghargaan sekali gus harapan agar mereka tidak pernah berhenti menjadi lebih baik ,” tutup Karutan Kelas IA Medan Andi Surya
###mei






