POLISIRIAUROKAN HULU

Dituding Back Up Prositusi, AIPDA Jaya Bakkara Berikan Klarifikasi

AIPDA JAYA BAKKARA

Sorotperkara.id Rohul/Riau | Sosok Aipda Jaya Bakkara Polisi yang terkenal tegas dalam penindakan tindak pidana mendadak Viral di Pemberitaan Media online, dirinya di tuding tanpa dasar mem back up kegiatan Prositusi hanya karna melakukan penindakan terhadap seseorang laki laki insial IS.

Penindakan itu dilakukan atas laporan Seorang Wanita yg menjadi korban Pelecehan .

Berikut Klarifikasi yang disampaikan untuk diketahui Publik.

Izin klarifikasi berita yg Viral.

Bahwa pada hari Kamis tanggal 25 Sept 2025 sekira pukul 04.30 wib saya bersama 3 (tiga) orang rekan saya melaksanakan Piket, tiba2 salah seorang perempuan datang nangis dan beteriak meminta keadilan karema telah dilecehkan oleh seorang laki2 inisial (IS), dimana saat itu inisial (IS) telah mengajak salah seorang perempuan inisial (RI) untuk berhubungan badan, dan saat itu inisial RI mengajak untuk berhubungan badan di penginpan dengan kesepakatan harga Rp.2.000.000 rupiah namun laki-laki inisial (IS) mengatakan “kita dikosmu aja dek melakukannya” sehingga saat itu perempuan inisial (RI) tersebut mau melakukan di kosnya, namun saat selesai melakukan hubungan badan laki-laki inisial (IS) tidak mau membayar uang Rp.2.000.000 dan membawa korban berputar2 di Jalan Lingkar sambil memarahi inisial perempuan (RI) sehingga korban ketakutan dan melompat dari dalam mobil dan saat itu laki-laki inisial (RI) sempat menyerahkan STNK mobilnya namun perempuan inisial (RI) tidak mau dan hanya meminta jasanya. Kemudian karena kebetulan saya piket bertiga, selanjutnya saya menyuruh untuk mencari laki-laki inisial (IS). Lebih kurang lima menit laki-laki inisial (IS) ditemukan dan saat saya tanya kenapa ibu ini ketakutan dan nangis dikantor ini dan saat itu laki-laki inisial (IS ) tersebut dalam suasana masih pengaruh alkohol mengatakan Abang saya aparat perwira, lalu saya marah dan mengatakan “kau gak boleh begitu, biarpun Abangmu aparat, gak boleh semena-mena atau melecehkan harkat dan martabat perempuan, terlalepas pekerjaannya merupakan pilihannya, hidup ini berputar seperti roda padati, tidak boleh melecehkan harkat dan martabat perempuan. Kita pastikan kita tidak pernah mem back up prostitusi dll Salam waras, salam kebajikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button